Ulasan Resesi Ala Andrew Hidayat KPK

Ulasan Resesi Ala Andrew Hidayat KPK

Monday, September 28, 2020


Ulasan-Resesi-Ala-AndrewHidayatKPK


Ulasan Resesi Ala Andrew Hidayat KPK - Tips menghadapi resesi ekonomi mungkin menjadi tema yang paling banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Apalagi kini ada cukup banyak negara di dunia yang sudah mengalami resesi ekonomi akibat pandemi ini. Bagaimana dengan Indonesia? 


Banyak pengusaha dan juga pakar ekonomi seperti Andrew Hidayat KPK yang meramalkan jika Indonesia pun sebentar lagi akan mengalaminya juga. Jika memang resesi ini sampai terjadi, pertanyaannya kemudian adalah apa yang harus dilakukan? 


Sebuah pertanyaan penting yang jawabannya harus segera Anda temukan. Apalagi jika melihat konferensi pers virtual dari Menteri Keuangan baru-baru ini. Potensi Indonesia mengalami resesi ekonomi bisa dikatakan sangat besar. 


Benarkah Indonesia Sudah Resesi Ekonomi?


Benarkah Indonesia Sudah Resesi Ekonomi Yuks Simak ulasan nya di Seri Andrew hidayat kpk Secara mudahnya resesi bisa diartikan dengan kondisi dimana adanya penurunan aktivitas ekonomi secara signifikan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Ada beberapa indikator yang bisa dijadikan sebagai patokan sebuah negara mengalami resesi ekonomi. 


Pertama adalah pada saat PDB atau Produk Domestik Bruto negatif. Kedua adalah pengangguran semakin meningkat. Ketiga adalah penjualan di bidang ritel mengalami penurunan terus-menerus. Keempat adalah adanya minus pendapatan dan manufaktur dalam jangka waktu lama. 


Apakah Indonesia sudah mengalami situasi seperti itu? Terlepas dari itu semua, ada hal menarik dari konferensi pers virtual yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada selasa 22/09/2020. 


Pada konferensi pers tersebut secara tersirat Sri Mulyani memberikan gambaran jika Indonesia kini sudah masuk dalam jurang resesi ekonomi. Meskipun pada konferensi pers virtual tersebut Sri Mulyani tidak secara tegas mengatakannya. Ia lebih memilih negative territory dibanding resesi ekonomi. 


Meskipun demikian, ada poin penting yang patut untuk diwaspadai. Misalnya terkait dengan pernyataan Sri Mulyani yang mengatakan jika pada kuartal III pertumbuhan ekonomi Indonesia masih negatif -1,1 hingga -0,6% maka sebenarnya sudah memenuhi syarat sebagai negara yang mengalami resesi ekonomi. 


Pasalnya Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berturut-turut. Sebab para kuartal II, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah -5,32%. Nah, jika melihat pandemi COVID-19 yang belum juga usai, bukan tidak mungkin pada kuartal III akan mengalami minus lagi. 


Pengelolaan Keuangan di Tengah Resesi Ekonomi

Tips menghadapi resesi ekonomi paling utama sebenarnya adalah tidak boleh panik. Ini adalah poin penting yang terkadang banyak dilupakan. Akhirnya karena panik, banyak keputusan kurang tepat yang diambil. 

resesi versi andrew hidayat kpk


Menurut Andrew Hidayat KPK, pengelolaan keuangan yang tepat juga menjadi poin penting lain yang harus dilakukan. Untuk urusan yang satu ini, ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan. Diantaranya seperti:


1. Menyiapkan Dana Darurat

Jika memang Indonesia jadi mengalami resesi ekonomi, maka siapkan sejak sekarang. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan menyiapkan dana darurat. Bahkan jika memungkinkan Anda harus tingkatkan lagi jumlah dana darurat tersebut. 


2. Segera Lunasi Utang

Untuk Anda yang memiliki tanggungan hutang misalnya seperti kartu kredit, sebaiknya segera lunasi. Dengan tidak adanya hutang kartu kredit, akan memudahkan Anda untuk menambah jumlah nominal uang yang dialokasikan untuk dana darurat. 


3. Hemat

Ingat, resesi adalah situasi krisis. Oleh sebab itu berhemat adalah hal paling bijak yang harus Anda mulai dari sekarang. Kurangi kebutuhan-kebutuhan yang bersifat sekunder. Dengan demikian, keuangan Anda akan tetap stabil. 


4. Tunda Pengeluaran Besar Terlebih Dahulu

Kenapa? melakukan tindakan seperti ini berpotensi membuat Anda sudah nantinya. Apalagi jika Indonesia benar mengalami resesi ekonomi. Sebab salah satu faktor kenapa bisa kesusahan di saat krisis adalah melakukan pengeluaran besar tepat sebelum resesi ekonomi. Membeli mobil atau rumah misalnya. 


5. Cari Pemasukan Sampingan

Selama resesi ada potensi pendapatan bisa tiba-tiba berkurang. Oleh sebab itu mencoba mencari pemasukan tambahan bisa menjadi alternatif untuk menstabilkan finansial. 

Keep a positive mindset harus selalu Anda kedepankan dalam menghadapi potensi resesi ekonomi yang sudah ada di depan mata ini. Dan jangan lupa untuk temukan formula terbaik dalam hal pengelolaan keuangan. Dua poin penting yang harus selalu Anda ingat jika berbicara mengenai tips menghadapi resesi ekonomi. 


jangan lupa juga untuk menyimak Ulasan menarik lain nya di sini :

Tips Sukses ala andrew hidayat kpk

Pesan andrew hidayat kpk untuk Milenial